Terpesona Slovenia, Vanderbilt Pertimbangkan Jadi Bagian dari Timnas
2026-08-25 16:09:41 By Messi
Kunjungan Jarred Vanderbilt ke Slovenia bersama rombongan Los Angeles Lakers ternyata meninggalkan kesan khusus bagi pemain tersebut. Berada di negara asal Luka Doncic membuat Vanderbilt justru tertarik untuk kembali mengunjungi Slovenia dan bahkan membuka kemungkinan membela tim nasional negara tersebut.
Vanderbilt mengikuti minicamp yang digelar oleh Doncic di Slovenia sebagai bagian dari persiapan Lakers menghadapi musim NBA 2026/2027. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan Lakers juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah fasilitas kesehatan di Ljubljana, termasuk rumah sakit bersalin dan klinik anak.
Bagi Vanderbilt, perjalanan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda. Ia mengaku sebelumnya tidak banyak mengetahui tentang Slovenia. Namun, setelah berada langsung di sana, pandangannya berubah dan ia merasa negara tersebut layak untuk dikunjungi kembali.
Pemain Lakers itu bahkan melontarkan keinginan untuk mengurus paspor Slovenia. Meski pernyataannya disampaikan dengan nada santai, kemungkinan tersebut ternyata bukan sesuatu yang sepenuhnya mustahil.
Ingin Punya Paspor Slovenia
Vanderbilt mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali ke Slovenia setelah merasakan langsung suasana negara tersebut. Ia juga bercanda bahwa mungkin dirinya memiliki darah Slovenia.
Keinginan tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai peluang Vanderbilt memperkuat Timnas Slovenia. Jika proses naturalisasi dapat dilakukan dan seluruh persyaratan terpenuhi, pemain berusia 27 tahun itu berpotensi menjadi tambahan tenaga bagi skuad Slovenia.
Vanderbilt bukan satu-satunya pemain NBA yang memiliki hubungan dengan Slovenia. Mantan rekan setimnya, Jaxson Hayes, telah lebih dahulu memperoleh paspor Slovenia dan juga memiliki peluang untuk memperkuat tim nasional negara tersebut.
Kemampuan Bertahan Bisa Jadi Aset
Secara statistik, kontribusi Vanderbilt pada musim sebelumnya bersama Lakers memang tidak terlalu menonjol. Ia mencatat rata-rata 4,4 poin, 4,5 rebound, dan 1,3 assist per pertandingan.
Namun, kekuatan utama Vanderbilt berada pada aspek pertahanan. Kemampuan menjaga pemain lawan, ukuran tubuh, serta energi yang dimilikinya dapat menjadi modal berharga jika suatu saat ia benar-benar mengenakan seragam Timnas Slovenia.
Peluang Vanderbilt membela Amerika Serikat di level senior juga terbilang berat. Timnas AS memiliki banyak pemain berkualitas yang membuat persaingan untuk masuk ke skuad utama sangat ketat.
Meski begitu, Vanderbilt sebenarnya sudah pernah merasakan atmosfer kompetisi internasional bersama Amerika Serikat. Ia menjadi bagian dari tim yang meraih medali emas FIBA Americas U16 Championship pada 2015.
Slovenia Sedang Mengejar Tiket Piala Dunia
Jika Vanderbilt benar-benar tertarik memperkuat Slovenia, ia berpotensi bergabung dengan tim yang sedang berusaha mendapatkan tiket menuju Piala Dunia FIBA 2027.
Slovenia saat ini berada di Grup L pada putaran kedua kualifikasi bersama Prancis, Finlandia, Estonia, Hungaria, dan Swedia. Tiga tim terbaik dari grup tersebut nantinya berhak melanjutkan perjalanan ke putaran utama yang akan digelar di Qatar.
Kehadiran pemain dengan kemampuan bertahan seperti Vanderbilt tentu bisa memberikan opsi tambahan bagi Slovenia. Namun, sebelum berbicara lebih jauh mengenai debutnya bersama tim nasional, proses mendapatkan kewarganegaraan dan memenuhi regulasi FIBA menjadi tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu.
Untuk saat ini, semuanya masih sebatas kemungkinan. Tetapi setelah kunjungannya ke Slovenia, Vanderbilt sudah menunjukkan ketertarikan yang cukup besar terhadap negara asal Doncic tersebut.
Sedang Tayang