Jonatan Christie Jadi Nomor 1 Dunia, Akhiri Penantian 26 Tahun Indonesia

2026-08-26 01:06:24 By Dembele

Jonatan Christie resmi menduduki posisi pertama ranking tunggal putra Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Berdasarkan daftar peringkat terbaru yang dirilis Selasa (25/8/2026), Jonatan berada di puncak dengan koleksi 87.631 poin.

 

Pencapaian tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali memiliki tunggal putra yang menduduki peringkat satu dunia. Terakhir kali posisi tersebut ditempati pemain Indonesia adalah Taufik Hidayat pada 2000.

 

Jonatan naik dua posisi dari peringkat sebelumnya. Ia berhasil mencapai posisi teratas meski hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

 

Kenaikan Jonatan tidak terlepas dari hasil yang didapat para pesaingnya di Kejuaraan Dunia. Sejumlah pemain yang sebelumnya berada di atasnya gagal meraih hasil maksimal sehingga kehilangan banyak poin.

 

Jonatan kini unggul 629 poin atas Christo Popov. Pebulutangkis Prancis tersebut menempati posisi kedua dengan koleksi 87.002 poin.

 

Posisi ketiga ditempati tunggal putra Thailand, Kunlavit Vitidsarn, dengan 86.915 poin. Chou Tien Chen dari Taiwan berada di urutan keempat, sedangkan Anders Antonsen dari Denmark melengkapi lima besar.

 

Sementara itu, Shi Yu Qi harus mengalami penurunan cukup drastis. Pebulutangkis China yang sebelumnya menduduki peringkat satu dunia tersebut kini turun lima posisi ke urutan keenam setelah tersingkir pada babak pertama Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026.

 

Dua finalis Kejuaraan Dunia 2026, Alex Lanier dan Kodai Naraoka, masing-masing menempati posisi ketujuh dan kedelapan. Lanier yang berhasil menjadi juara mengalami kenaikan tiga peringkat, sedangkan Naraoka juga naik setelah mencapai partai final.

 

Dengan keberhasilan Jonatan menjadi nomor satu dunia, Indonesia kembali memiliki wakil di puncak ranking tunggal putra BWF setelah 26 tahun. Pencapaian tersebut menjadi catatan penting bagi karier Jonatan sekaligus sejarah baru bagi bulutangkis Indonesia.