David Singleton Percaya Diri, Timnas Basket Indonesia Siap Hadapi Persaingan Grup C
2026-08-26 13:18:18 By Messi
Timnas basket putra Indonesia mulai memasuki fase penting dalam perjalanan menuju FIBA Asia Cup 2029. Skuad Merah Putih bertolak ke Malaysia pada Rabu (26/8/2026) untuk menjalani ronde pertama Pra Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Indonesia berada di Grup C bersama Hong Kong, Singapura, dan tuan rumah Malaysia. Untuk menjaga peluang melanjutkan perjalanan, tim asuhan David Singleton harus mampu mengamankan posisi tiga besar di klasemen akhir.
Sebanyak 12 pemain dibawa untuk menghadapi tiga pertandingan di Seremban. Mereka sebelumnya telah menjalani pemusatan latihan sejak awal Agustus di Dewa United Arena, Banten sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan tersebut.
David Singleton melihat timnya berada dalam kondisi yang cukup baik menjelang pertandingan. Pelatih yang akrab disapa Coach Dave itu percaya skuad Indonesia memiliki peluang untuk melewati ronde pertama.
“Kami sangat optimistis bisa melewati pertandingan di Malaysia untuk melangkah ke fase berikutnya,” ujar Singleton melalui Perbasi.
Indonesia dijadwalkan mengawali perjuangan dengan menghadapi Singapura pada 28 Agustus di Karisma Arena, Seremban. Dua hari kemudian, Hong Kong menjadi lawan berikutnya sebelum Indonesia menutup fase grup dengan menghadapi Malaysia pada 31 Agustus.
Persiapan menuju turnamen tidak hanya dilakukan melalui latihan. Indonesia telah menjalani empat pertandingan uji coba, masing-masing menghadapi RANS Simba Bogor, dua kali melawan Singapura, serta Pelita Jaya. Rangkaian pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Singleton untuk melihat perkembangan tim secara langsung.
Hasil dari proses tersebut membuat Singleton cukup puas, terutama dalam hal kekompakan pemain. Ia melihat hubungan antarpemain semakin terbentuk seiring bertambahnya waktu bersama.
“Saya suka dengan chemistry tim ini. Saya suka energi yang mereka tunjukkan. Saya juga suka melihat bagaimana kami semakin menyatu sebagai sebuah tim,” kata Singleton.
Bukan hanya soal chemistry, Singleton juga menilai komposisi pemain yang dibawanya sudah sesuai dengan kebutuhan tim. Masing-masing pemain memiliki karakter dan kemampuan berbeda yang memungkinkan mereka menjalankan berbagai peran selama pertandingan.
Menurutnya, keberagaman tersebut justru bisa menjadi modal penting Indonesia untuk menghadapi lawan-lawannya di Grup C.
“Saya pikir kami memiliki perpaduan pemain yang bagus. Mereka memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan bisa menjalankan berbagai peran yang dibutuhkan tim,” jelasnya.
Jika mampu menembus tiga besar Grup C, Indonesia akan melanjutkan perjuangan ke ronde kedua dan bergabung di Grup F bersama tiga tim terbaik dari Grup D. Babak tersebut akan menggunakan sistem round robin dan dijadwalkan berlangsung pada 23 November hingga 1 Desember 2026.
Ronde kedua akan menjadi pintu menuju fase Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Empat tim terbaik dari masing-masing Grup E dan Grup F akan mendapatkan tiket ke babak tersebut untuk kemudian bergabung dengan 16 negara yang telah lolos berkat keikutsertaan mereka di FIBA Asia Cup 2025.
Dengan persiapan yang telah dijalani dan komposisi pemain yang dinilai sesuai kebutuhan, Indonesia kini tinggal membuktikan optimismenya di lapangan. Tantangan pertama sudah menanti di Seremban, dan setiap pertandingan akan menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang menuju FIBA Asia Cup 2029.
Sedang Tayang